Skip to content
[ root@retasan:~# Thursday, Aug 27, 2026 ]

> Retasan.id_

// Portal Berita Keamanan Siber Terkini

  • Kebijakan & Privasi
  • Kontak Retasan.id
  • Tentang Retasan.
Exploit Development Malware Kebijakan Keamanan Cyberwarfare Tools Data Breach Video Catatan Pribadi Iklan Tutorial
Cyberwarfare

AI Agent Hermes Serang Kementerian Keuangan Thailand secara Otonom

// by retasan-news July 24, 2026 5 min read
Ilustrasi AI agent dan serangan siber pemerintahan

Hunt.io dan Bob Diachenko mengungkap serangan siber yang menargetkan Kementerian Keuangan Thailand, di mana aktor ancaman menggunakan AI agent open-source Hermes dalam mode YOLO tanpa pengawasan manusia untuk melakukan enumerasi jaringan, eksploitasi Hadoop, dan deployment implant cross-platform bernama Hades.

APA YANG TERJADI?

Dari 9 hingga 13 Juli 2026, Hunt.io Attack Capture mengidentifikasi tiga direktori terbuka pada server di Hong Kong yang berisi 585 file dan 470 MB kode serangan, kredensial curian, serta log operasional. Serangan ini menargetkan Kementerian Keuangan Thailand (MOF) dengan kombinasi AI agent Hermes yang berjalan dalam mode YOLO yang menghapus prompt persetujuan manusia, dan implant Go custom bernama Hades untuk Windows dan Linux. Direktori terbuka tersebut berisi exploit code untuk CVE-2021-4034 (PwnKit), CVE-2021-3156 (sudo), dan CVE-2017-7269 (IIS WebDAV), webshell, tunnel HTTP suo5, serta script dengan kredensial hardcoded yang menargetkan infrastruktur mail dan Apache Hadoop milik MOF.

DETAIL TEKNIS

Hermes adalah AI agent open-source yang dirilis Februari 2026 dengan lebih dari 140.000 bintang GitHub. Agent ini berjalan sebagai daemon persisten dengan akumulasi memori antar sesi. Log Hermes yang ditemukan menunjukkan agent melakukan enumerasi host MOF, traversing file, dan menangkap output LinPEAS dari host yang berdekatan. Operator menggunakan custom linpeas.sh untuk memindai CVE Linux kernel 2026 termasuk CVE-2026-43503 (DirtyClone), CVE-2026-31431 (Copy Fail), dan CVE-2026-43284/43500 (Dirty Frag). Implant Hades adalah binary Go yang berkomunikasi melalui HTTPS dengan URI path yang menyerupai aset web legitim: /assets/app.min.js untuk check-in, /assets/vendor.js untuk tasking, dan /assets/main.js untuk upload. Payload dienkripsi dengan AES-256-GCM menggunakan kunci hardcoded per build. Fitur OPSEC built-in mencakup kill-date (HADES_KILLDATE) dan working-hours schedule. Hades menyediakan shell interaktif, SOCKS proxy, screenshot, file transfer, dan in-memory execution melalui process hollowing ke svchost.exe pada Windows serta shellcode execution pada Linux. Script hive_rce_py2.py menargetkan HiveServer2 pada port 10000 dengan SASL PLAIN default credentials NONE, mendaftarkan malicious Java UDF untuk eksekusi perintah OS melalui Hive SQL query dengan output diambil melalui WebHDFS. Script gf_redeploy.js menggunakan Puppeteer melalui SOCKS5 proxy untuk mendeply WAR webshell ke GlassFish console dengan kredensial default.

DAMPAK TERHADAP INDONESIA

Indonesia dan Thailand memiliki kemiripan dalam infrastruktur TI pemerintahan dan adopsi big data platform seperti Hadoop. Banyak instansi pemerintah Indonesia yang menjalankan sistem legacy dengan konfigurasi default dan patch management yang tidak teratur, menjadikan mereka rentan terhadap teknik eksploitasi yang identik: HiveServer2 tanpa autentikasi, GlassFish dengan kredensial default, dan sistem yang belum di-patch untuk kerentanan tahun 2021. Penggunaan AI agent untuk otomatisasi serangan menandakan bahwa skala dan kecepatan serangan terhadap infrastruktur kritis pemerintah akan meningkat secara dramatis. Jika AI agent dapat melakukan enumerasi, privilege escalation assessment, dan lateral movement tanpa pengawasan manusia, maka window of exposure untuk setiap kerentanan menjadi sangat kecil. Kementerian/Lembaga di Indonesia perlu menilai kembali postur keamanan mereka terhadap kombinasi ancaman AI-driven dan state-sponsored yang semakin canggih.

REKOMENDASI MITIGASI

Segera audit konfigurasi HiveServer2 dan ubah mode autentikasi dari NONE ke LDAP atau Kerberos. Enforce HiveServer2 UDF blocklist. Ganti kredensial default pada semua konsol admin termasuk GlassFish dan Apache Ambari. Patch sudo ke versi 1.9.5p2 atau lebih baru dan periksa polkit untuk CVE-2021-4034. Nonaktifkan WebDAV pada IIS 6.0 yang masih berjalan. Audit web root secara rekursif untuk file PHP dengan nama diawali titik yang menyerupai cache sistem. Alert ketika proses web server membuka koneksi outbound ke port internal seperti 10000 atau 50070. Pantau registrasi perangkat dan session cookie dari panel administrasi untuk deteksi session hijacking. Implementasikan network segmentation yang ketat antara jaringan korporat dan infrastruktur big data. Gunakan threat intelligence untuk memantau indikator yang berkaitan dengan Hades dan Hermes.

Analisa Retasan

Serangan terhadap Kementerian Keuangan Thailand menandakan masuknya era AI-driven cyber espionage ke tahap operasional yang nyata. Hermes dalam mode YOLO bukan sekadar automation script konvensional, melainkan agent yang mampu membuat keputusan taktis berdasarkan output tool seperti LinPEAS, merencanakan langkah berikutnya, dan mengeksekusi perintah berbahaya tanpa menunggu persetujuan manusia. Ini mengubah kalkulasi waktu respons defender: jika AI dapat menyelesaikan seluruh fase reconnaissance dan privilege escalation dalam hitungan jam, maka defender harus dapat mendeteksi dan mengisolasi kompromi dalam skala waktu yang sama, yang saat ini jauh dari kemampuan rata-rata SOC. Fakta bahwa operator meninggalkan direktori terbuka yang berisi log lengkap juga menunjukkan kurangnya OPSEC, yang mungkin disebabkan oleh kecepatan operasi yang didorong AI sehingga manusia tidak sempat membersihkan jejak.

Secara teknis, kombinasi Hades implant dengan kemampuan cross-platform, in-memory execution, dan OPSEC built-in menunjukkan tingkat kedewasaan yang tinggi. Penggunaan path URI seperti /assets/app.min.js untuk beaconing adalah teknik blending yang efektif karena traffic tersebut terlihat seperti permintaan aset web normal. Enkripsi AES-256-GCM dengan kunci hardcoded per build berarti setiap sample memerlukan analisis individual untuk mendapatkan kunci, namun tidak ada mekanisme key exchange dinamis yang lebih sulit dipecahkan. Fitur working-hours schedule dan kill-date menunjukkan bahwa implant ini dirancang untuk operasi jangka panjang dengan evasi terhadap monitoring yang hanya aktif selama jam kantor. Ini adalah tradecraft yang biasanya ditemukan pada APT berlevel tinggi, kini diadopsi dalam operasi yang secara struktural terlihat seperti state-sponsored atau contractor intelligence.

Bagi Indonesia, insiden ini adalah peringatan langsung. Infrastruktur kritis pemerintah Indonesia, mulai dari Kemenkeu, Bappenas, hingga instansi yang menjalankan platform big data, harus segera menilai kembali postur keamanan mereka. Keberadaan Hadoop dengan autentikasi NONE, GlassFish dengan kredensial default, dan server Windows 2003 yang masih menjalankan IIS 6.0 dengan WebDAV tidak dapat diterima di era AI-driven attacks. Serangan ini juga menunjukkan bahwa takedown infrastruktur saja tidak cukup jika initial access sudah terjadi dan AI agent telah melakukan lateral movement. Resiliensi harus dibangun dari arsitektur jaringan yang tersegmentasi, autentikasi yang kuat, dan kemampuan detection and response yang otomatis. Jika tidak, serangan serupa terhadap instansi pemerintah Indonesia bukan lagi pertanyaan if, melainkan when.

Sumber: Hunt.io

Tags: AI Agent Espionage Hades Hadoop Hermes Thailand
Share:

retasan-news

← Previous TAG-195 Perbarui Ekosistem MaaS dengan Arsitektur Modular
Next → Skewrun: Tool Discovery Waktu Active Directory untuk Red Team

Artikel Terkait

Lazarus Group Eksploitasi Zero-Day Windows afd.sys (CVE-2026-68820) untuk Kendali Penuh Korban

Lazarus Group Eksploitasi Zero-Day Windows afd.sys (CVE-2026-68820) untuk Kendali Penuh Korban

August 12, 2026
Aktor Ancaman Iran Eksploitasi PLC Industri dan Manipulasi Tampilan HMI untuk Menyembunyikan Serangan

Aktor Ancaman Iran Eksploitasi PLC Industri dan Manipulasi Tampilan HMI untuk Menyembunyikan Serangan

July 25, 2026
BlueNoroff: Kit Phishing Zoom yang Memprofil Dompet Kripto Sebelum Kirim Malware

BlueNoroff: Kit Phishing Zoom yang Memprofil Dompet Kripto Sebelum Kirim Malware

July 24, 2026

> leave_comment_

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2026 Retasan | retasan.my.id

  • Kebijakan & Privasi
  • Kontak Retasan.id
  • Tentang Retasan.